Cara Mengasah Keahlian Akuntan dalam Mengelola Biaya Perusahaan


Cara Mengasah Keahlian Akuntan dalam Mengelola Biaya Perusahaan

1. Pengertian Biaya Perusahaan

Biaya Perusahaan adalah waktu, usaha, atau material yang diawali untuk membeli stok, layanan, atau produk yang dibutuhkan atau diperlukan untuk beroperasi. Menurut Undang-Undang Perintah Bisnis, biaya perusahaan dapat didefinisikan sebagai terjemahan dari biaya material atau biaya tanggung jawab yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan untuk memproduksi produk dan memasarkannya. Biaya paksa adalah biaya yang diawali karena pembelian barang atau produksi tertentu. Misalnya, produksi produk tertentu yang memerlukan biaya wajib, biaya yang dikeluarkan untuk terlibat dalam pemasaran atau promosi, dan lain-lain.

2. Harapan Akuntan untuk Biaya Perusahaan

Keahlian akuntan dalam mengelola biaya perusahaan dimulai dengan pemahaman biaya yang diperlukan untuk produk atau layanan tertentu. Hal ini penting agar akuntan dapat mengukur laba yang layak dan menghitung pengeluaran rutin yang ditetapkan. Akuntan juga memiliki tanggung jawab lebih luas yang melibatkan pencatatan biaya perusahaan dan keputusan bisnis yang berkaitan dengan pembelian dan pengembangan barang dan layanan. Akuntan juga harus memahami apa yang seharusnya dilakukan untuk meminimalkan biaya, sehingga perusahaan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

3. Mempertimbangkan Faktor Eksternal

Ketika akuntan mengelola biaya perusahaan, ia harus memantau perubahan tren di pasar. Kali ini, akuntan harus mempertimbangkan faktor eksternal seperti manajemen, ketidakpastian kondisi ekonomi, dampak globalisasi, dan perubahan teknologi. Pemahaman tentang informasi ini berguna untuk memperkirakan potensi biaya yang mungkin diperlukan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Akuntan juga harus mempertimbangkan risiko bisnis yang mungkin diterima oleh perusahaan.

4. Pelaksaan Audit Intern dan Eksternal

Pelaksanaan audit intern dan eksternal juga merupakan cara bagi akuntan untuk mengelola biaya perusahaan. Audit melibatkan pemeriksaan rekaman perusahaan untuk memastikan bahwa informasi keuangan yang ditampilkan dalam laporan keuangan adalah akurat dan telah disajikan secara konsisten. Hasil audit intern menyediakan informasi tentang efisiensi penggunaan anggaran dan faktor penghematan biaya yang mungkin. Sementara itu, audit eksternal adalah audit yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen untuk memastikan kepatuhan dengan persyaratan manajemen, kebijakan, undang-undang, dan persyaratan lainnya.

5. Pengontrolan Risiko, Biaya dan Laba

Kontrol risiko, biaya, dan laba juga merupakan cara bagi akuntan untuk mengelola biaya perusahaan. Menurut Peat Marwick, ini melibatkan mengevaluasi dan mengidentifikasi masalah pengelolaan biaya, dan menguruskan perhatian untuk kontrol biaya dengan menilai dan mengevaluasi kelas-kelas biaya yang signifikan. Ini memungkinkan akuntan untuk memodifikasi instruksi tata kelola yang mungkin membutuhkan pengelolaan yang lebih baik. Ini termasuk memperkirakan, mengawasi, dan mengevaluasi biaya.

6. Melacak Pengeluaran Biaya

Mengawasi dan melacak pengeluaran biaya juga merupakan cara lain bagi akuntan untuk mengelola biaya perusahaan. Melacak pengeluaran biaya mengambil komitmen pengeluaran dan mewakili aspek keuangan. Ini memungkinkan akuntan untuk mengidentifikasi gejala yang menyebabkan kurangnya produktivitas, perencanaan yang buruk, dan pemborosan. Ini juga termasuk mengevaluasi pengeluaran yang merugikan dan menginstal prosedur kontrol efisien, serta meninjau dan menganalisis keputusan pengadaan yang mungkin berdampak pada nilai perusahaan.

7. Menghitung Profitabilitas

Menghitung laba juga merupakan cara bagi akuntan untuk mengelola biaya perusahaan. Ini membolehkan akuntan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan. Ini memungkinkan akuntan untuk mengetahui jika perusahaan dikelola secara efisien dan efektif. Akuntan juga dapat mengevaluasi apakah ada peningkatan laba yang menguntungkan bagi perusahaan. Dengan memonitor laba, akuntan juga dapat mengetahui biaya yang diperlukan untuk produksi tertentu.

8. Apakah Yang Harus Dilakukan oleh Akuntan Kosmetik untuk Menangani Biaya Perusahaan?

Untuk mengelola biaya perusahaan, akuntan kosmetik harus mengetahui biaya yang diperlukan untuk produk atau layanan tertentu. Akuntan kosmetik juga harus memahami faktor eksternal yang berpengaruh terhadap pengelolaan biaya dan